KISAH NYATA SRIWIJAYA FC VS FC SEOUL LANGSUNG DARI STADION JAKABARING

logo lca
PALEMBANG-DONDON

Tidak sia-sia gue beli tiket mahal-mahal, susah cari parkir dan ngantri dengan sesak untuk masuk stadion agar bisa nonton team kebanggaan gue Sriwijaya FC melawan FC Seoul dari Korsel. Meskipun team Sriwijaya FC kalah tapi gue puas melihat permainan Zah Rahan dan kawan-kawan. Apalagi liat Kayamba yang bertipe pekerja keras. Kereenn…
Krisis kiper memang menjadi biang kekalahan. Dede yang masih bermasalah dengan confidence dan engkel kakinya harus tetap diturunkan karena di lima menit pertama Afriyanto mengalami patah kaki (patah tebu kata Koran). Yang akhirnya mau tidak-mau Dede harus dimainkan.
Sampai kemenit 31’ SFC masih bisa menahan imbang skor tanpa gol, dan akhirnya pemain FC Seoul yakni Fun Jo Gook dengan gagahnya bisa membobol sarang golnya SFC. Penonton pun terbelalak diam, sesekali gue mendengar sayup-sayup teriakan orang yang menyalahkan dan menghujat Dede karena kebobolan pertama itu. Tidak lama itu istirahat babak pertama.
Gue yang duduk diTribun Barat Atas seharga Rp. 40.000,- melihat sekeliling saat istirahat berlangsung, supporter-supporter yang tadinya ramai, tidak kebagian tempat duduk tiba-tiba sepi karena banyak yang keluar stadion. Sambil menenangkan kecemasan hati akan skor akhir yang akan dialami SFC, gue buka makanan ringan yang gue beli saat akan pergi ke stadion dan mendengarkan Lagu Bon Jovi yang diperdengarkan di Stadion. Dan satu lagi ada yang lucu live dari stadion yaitu ada anjing masuk lapangan sepakbola saat waktu istirahat sedang berlangsung sehingga panitia sibuk mengeluarkan anjing. Lucu, ironis sekali lapangan Internasional jakabaring kok bisa kemasukan anjing…:) Baca lebih lanjut

Iklan

LCA : SUPPOTER TERIKAT ATURAN KETAT

PALEMBANG-DONDON
Manajemen Sriwijaya FC (SFC) menetapkan bahwa supoter yang mendukung langsung SFC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, akan dikenakan beberapa ketentuan. Regulasi ini merupakan aturan yang harus ditaati sehubungan dengan keikutsertaan SFC di ajang Liga Champion Asia (LCA) 2009.

Di LCA 2009, Sriwijaya FC tergabung di grup F bersama, Gamba Osaka (Jepang), FC Seol (Korea Selatan), dan Shandong Luneng (China). Debut Laskar Wong Kito di even ini akan menjamu tim asal Korea Selatan, Soul FC di Stadion Jakabaring, Palembang, 10 Maret 2009.

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) selaku induk organisasi penyelenggara LCA 2009 memberikan beberapa aturan bagi para suporter yang ingin menyaksikan jalannya pertandingan. Panduan itu berlaku bagi peserta LCA yang saat menggelar pertandingan kandang. Baca lebih lanjut

BESOK… SFC VERSUS SEOUL FC

lca-logo
PALEMBANG-DONDON

Sriwijaya FC akan menjamu FC Seoul pada penampilan perdananya di Liga Champions Asia (LCA) 2009. Pertandingan bakal digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, 10 Maret 2009.

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan berharap timnya bisa memaksimalkan laga kandang tersebut. Sebab bila tidak, SFC bakal kesulitan untuk membalasnya saat bertandang ke markas lawan.

Menurut Rahmad, Grup F dihuni tim-tim yang punya track record cukup bagus. Selain juara bertahan Gamba Osaka (Jepang), dua tim lainnya FC Seoul (Korea) dan Shandong Luneng (China) menurut Rahmad juga punya kualitas yang tak kalah baiknya. Baca lebih lanjut

SRIWIJAYA FC HAJAR PERSIB DENGAN 3 GOL

VIVAnews – Juara bertahan Sriwijaya FC sementara mengungguli tamunya Persib Bandung. Selama 45 menit pertama, Laskar Wong Kito unggul tiga gol atas Persib pada leg 1 babak 16 besar Copa Indonesia 2008/2009.

Bertanding di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, tim besutan Rahmad Darmawan langsung tampil menggebrak dalam big match ini. Status juara bertahan ternyata membuat Sriwijaya tampil beringas. Gol Sriwijaya di babak pertama dicetak Charis Yulianto, Budi Sudarsono dan Keith Kayamba Gumbs.

Dalam duel yang disiarkan langsung oleh tvOne ini, Sriwijaya berhasil mendominasi pertandingan. Persib sendiri hanya mengandalkan serangan balik lewat Siswanto dan Christian “El Loco” Gonzales.

Sriwijaya langsung unggul di menit pertama lewat Charis. Berawal dari sepak pojok Isnan Ali, bek timnas Merah Putih ini berhasil melepaskan tandukan terukur guna menaklukkan kiper Persib, Tema Mursadat. Baca lebih lanjut

JELANG COPA 234 ; PERSIAPAN HADAPI PERSIB BANDUNG

LOGO COPA DJI SAM SOE
PALEMBANG-DONDON

GRAND Opening babak 16 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV pada 25 Pebruari mendatang, ditandai laga mendebarkan antara Sriwijaya versus Persib Bandung. Kedua tim sama-sama berlebel raksasa. Sekaligus kharismatik dengan cirri khas tradisionalnya.
Coach SFC Rahmad Darmawan mematok target wajib menang. Sebab, leg pertama berlangsung di Gelora Sriwijaya Jakabaring-home base SFC. Fokus Indonesia Super League (ISL) ditunda dulu. “Kami memikirkan cara untuk memenangkan laga lawan Persib. Kami harus bisa menang dengan lebih banyak perbedaan gol,” tegas direktur utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Dodi Reza Alex. Baca lebih lanjut

IMPIAN NGON A DJAM KESAMPAIAN

ngon a djam
PALEMBANG-DONDON
Ngon a Djam, pemain yang sempat diragukan oleh supporter SFC menjawab keraguan itu. History dari pemain yang satu ini memang kurang memikat. Ngon sempat tidak diunggulkan diklub-klub sebelum bergabung dengan SFC. Bahkan di ACHorsens dia tidak mencetak satu gol pun. Nah, di Indonesia impian Ngon a Djam mengejar top skor sementara Indonesia Super League (ISL) kesampaian. Hingga pekan ke-20, pemain kelahiran Liberia, 24 Januari 1980 mencetak 15 gol. Sama dengan yang ditorehkan striker Persib, Christian Gonzales. Baca lebih lanjut

PERJUANGAN HEBAT MELAWAN PERSIK KEDIRI

PALEMBANG-DONDON
Prediksi diatas kertas, Sriwijaya FC dielu-elukan bisa menang besar dalam pertandingan home melawan Persik Kediri. Tetapi, prediksi ini hampir tidak terbukti, meskipun secara kolektivitas permainan SFC sangat mendominasi sebesar 55%, tetapi untuk menang butuh perjuangan keras dari pemain SFC.
Bermain imbang 1-1 di babak pertama, Sriwijaya FC akhirnya mendulang tiga poin di akhir pertandingan. Gol semata wayang Benben Berlian di babak kedua, memaksa pertandingan di Stadion Jakabaring, Pelembang, Senin 16 Februari 2009 ini berakhir 2-1 bagi kemenangan Sriwijaya.

Berkat kemenangan ini, Sriwijaya kembali menempati posisi puncak klasemen sementara LSI 2008/2009. Dengan koleksi 43 poin dari 21 kali pertandingan, pasukan Rahmad Darmawan berhasil menggusur Persija Jakarta yang baru mengumpulkan 41 poin dari 19 kali pertandingan. Baca lebih lanjut