STADION JAKABARING JADI STANDAR INFRASTRUKTUR

Jakarta: Sebagian besar klub sepakbola ternyata belum siap mengikuti Liga Super Indonesia 2008 yang akan digelar Juli mendatang. Ketidaksiapan klub terungkap saat Badan Liga Indonesia menggelar sosialisasi Liga Super 2008 pekan ini.

Untuk bertarung di Liga Super ke-18, mereka harus memiliki lisensi klub profesional yang oleh BLI disesuaikan dengan standar Federasi Sepakbola Asia (AFC). Syarat itu di antaranya sporting, infrastruktur, personel, administrasi, legalisasi, dan finansial.

Dari segi infrastruktur, baru satu stadion yang memenuhi standar layak sesuai dengan ketetapan AFC yakni milik Sriwijaya FC. Sementara enam dari 17 stadion lain kondisinya kritis yaitu Persiwa Wamena, Persiter Ternate, Persiba Balikpapan, Persela Lamongan, Pelita Jaya Purwakarta, dan Persijep Jepara.

Kewajiban klub menjadi badan usaha hukum atau perseroan juga menjadi keluhan di tengah tenggat waktu yang tinggal beberapa bulan lagi. Terlebih selama ini hampir semua klub bergantung pada dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Namun Direktur BLI Driyono berpendapat proses ini diharapkan mendorong kemandirian klub sebagai lembaga profit yang profesional dan berprestasi.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s