SFC menuju Industri

PALEMBANG – Waktu yang sangat tepat. Ya, dua gelar juara yang diraih Sriwijaya FC (SFC) musim ini terjadi di saat yang tepat. Kenapa demikian? Itu karena SFC merupakan tim terakhir yang meraih juara divisi utama, sebelum revolusi menjadi Superliga. Otomatis itu berimbas positif pada tim yang baru 3 tahun berdiri. Banyak pihak sponsor yang menawarkan kerja sama kepada tim berjuluk Laskar Wong Kito. Terlebih, syarat Superliga adalah tidak lagi menggunakan dana APBD.
“Dengan menjuarai Copa Dji Sam Soe dan Liga Indonesia, banyak para sponsor berdatangan ingin bekerja sama dengan SFC. Dari perusahaan rokok Sampoerna, alat olahraga Specs, sampai dengan provider seluler seperti XL dan Telkomsel,” ungkap Ketum Ir H Syahrial Oesman MM, kemarin.
Otomatis, setidaknya salah satu syarat Superliga sudah terpenuhi. Namun, Syahrial menerangkan, untuk PT Sampoerna kini SFC sedang melakukan pendekatan. Dalam waktu dekat, antara SFC dengan PT Sampoerna akan bertemu guna membicarakan perjanjian kerja sama yang akan disepakati. “Sekarang tinggal Sampoerna maunya apa. Kalau mereka menjadi sponsor SFC, apa kompensasi bagi mereka. Nah, minggu depan saya akan bertemu dengan Sampoerna,” lanjut orang nomor satu di Sumsel itu.
Untuk Specs, kata Syahrial, juga demikian. Sebagai pemegang merek olahraga, mereka terlihat ada minat. Apalagi jika kemudian SFC tampil di laga internasional, jelas akan menguntungkan bagi perusahaan bersangkutan. “Kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan provider seluler seperti XL dan Telkomsel. Kan mereka menjual voucher dalam bentuk fisik. Nah, rencananya SFC akan tampil pada edisi-edisi voucher tersebut,” papar Syahrial.
Sebagai kompensasi, kata Syahrial, maka provider akan memberikan sejumlah uang kepada SFC. Uang ini tidak akan dibagikan kepada para pemain, manajemen atau pun pihak lainnya, melainkan digunakan membiayai pembinaan sepak bola di Sumsel. “Harus diakui, untuk menciptakan para talenta sepak bola tidaklah mudah. Selain membutuhkan waktu yang lama, dana yang dibutuhkan juga tidak sedikit,” tegasnya.
SFC sendiri, menurut suami Maphilindaitu, akan mencoba mengarah ke situ. “Ke depan SFC tidak hanya akan menggandeng sponsor saja, tapi juga akan memiliki usaha sendiri. Saat ini saya sedang mencari-cari lahan untuk perkebunan. Ini penting, nantinya, hasil kebun itu akan dijadikan sumber dana SFC. Juga membuka sebuah kafe dan museum yang isinya pernak-pernik SFC,” pungkas Syahrial.

Sumber : sumeks

4 Komentar

  1. Semoga terealisasi. Mohon buat pemilik web agar berita tentang Sriwijaya FC terus di UP-TO-DATE, sebab berapa kali saya buka website resmi SFC tetapi beritanya itu-itu saja. Kabarnya SFC bakal dijajal oleh Buyern Munchen untuk laga persahabatan, benar ngga tuh?

  2. Siap Boz, maklum keterbatasan waktu…tapi kami coba akan maksimalkan untuk terus mengupdate berita n kabar terbaru nya…
    TQ fren…

    SFC1

  3. Saya pernah cari kaos sfc di PS tapi yg ada kayaknya kurang bagus (bahannya panas)..mestinya dibuat kaos yg edisi executive, bahannya yg bagus,biar agak mahal tapi enak pake nya. Kan bisa dipake jalan-jalan kalo kaosnya bagus dan exclusive..oh ya kami juga mencari stiker yg bagus utk di mobil..misalnya tulisan “sriwijaya fc-bring it on”..kalo di tempel belakang mobil kan bs membuat bangga wong plembang..betul dak lur???

  4. Sepak bola industri, harus dikelola dengan benar, jujur, dan baik tuh. Supaya tim kebanggaan kito, makin hebat…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s