Hadiah Juara COPA Sudah Bisa dibagi-bagi…

PALEMBANG – Sesuatu yang dinanti akhirnya tiba. Ya, hadiah Copa Indonesia III, hasil keringat Laskar Wong Kito—julukan Sriwijaya FC (SFC)—pada partai final melawan Persipura, beberapa waktu lalu, sudah cair. Itu menjadi suntikan dana segar bagi Renato Elias dkk, yang saat ini sedang disibukkan mengenai kontrak musim depan.
“Alhamdulillah, akhirnya hadiah Copa sudah cair. Mudah-mudahan usai salat Jumat besok (hari ini, red) bisa dibagikan. Seperti perintah Pak Gubernur semua untuk pemain,” ungkap manajer HMC Bariyadi, kepada Sumatera Ekspres, kemarin (31/1).
Namun sayang, berapa jumlah hadiah, manajer asal Sleman tersebut tidak mau menyebutkan, walaupun sebelumnya diketahui bekisar Rp1,5 miliar. “Jangan dilihat dari segi nominalnya. Yang penting hadiah ini bisa menambah motivasi pemain sebelum menghadapi Persija,” lanjut Bariyadi.
Ya, kurang dari seminggu, tepatnya Kamis (6/1) Laskar Wong Kito kembali harus berjuang menghadapi Persija pada babak semifinal Liga Indonesia (LDI XIII). Kalau menang, kans menciptakan sejarah tertinggi antarklub di Liga Indonesia semakin menjadi kenyataan.
Sejarah bukan hanya bagi klub, tapi juga di persepakbolaan Indonesia. Jika SFC kembali menyabet juara alias double winner, dipastikan menjadi tim pertama yang meraih itu, selama perhelatan Liga Indonesia. “Insya Allah. Faktor untuk menjadi juara memang kita miliki. Manajemen, pelatih, pemain paling solid dan bagus. Dukungan pengurus dan penonton apalagi. Tinggal ridha Allah yang menentukan,” pungkas Bariyadi.
Nah, menghadapi Persija, SFC akan turun dengan komposisi full team. Hanya Renato Elias yang absen karena akumulasi kartu kuning. Sedangkanh Benben dan Oktavianus sudah on fire dan siap diturunkan. “Kalau ada yang absen tentu sangat merugikan. Apalagi pemain seperti Renato. Tapi kita masih punya Ambrizal, Syafruddin bahkan Firmansyah yang sudah sembuh dari cederanya,” ujar head coach Rahmad Darmawan.
Namun SFC juga patut waspada. Pasalnya Macan Kemayoran-julukan Persija. mempunyai peluang tak kalah besar untuk ke final. Amunisi yang dimiliki, seperti Bambang Pamungkas, Aliyuddin, Abanda Herman, Roberto Pugliara, Ismed Sofyan, Atep, bahkan pemain muda M Ilham dan Mulki Alifa Hakim, menjadi jaminan kesuksesan.
Apalagi babak semifinal ini dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, yang notabene “markas kedua” Persija. Dukungan penuh The Jak Mania menjadi faktor menentukan lain. “Persija tim yang bagus. Pemainnya berkualitas, begitu juga dengan dukungan suporternya. Saya sudah menyiapkan strategi untuk mengatasi mereka dan mudah-mudahan berhasil,” pungkas pelatih yang musim lalu justru berbaju Persija.
Namun satu hal yang semakin mendekatkan Laskar Sriwijaya ketangga juara, track record buruk tim yang saat ini ditangani Isman Jasulmei ketika berlaga di Senayan. Dari dua even di dua tahun terakhir, yaitu Copa dan Liga Indonesia, BP dkk selalu kandas mencapai puncak. Sebagai bukti sahih, semifinal Copa Indonesia lawan Persipura musim ini, yang takluk dengan 2-3.

Sumber : sumeks

1 Komentar

  1. nice blog, gabung be samo wong kito http://groups.google.co.id/group/wong-kito


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s